Perbedaan Mode Visual dan Text pada WordPress

Bagi anda yang sedang ingin terjun ke dunia blogging, mungkin masalah yang dihadapi adalah memilih platform. Saya dulu juga sering bingung dan begitu mempermasalahkan hal ini. Sebenarnya ada banyak sekali platform blogging, mulai dari yang terkenal seperti wordpress, hingga sampai ke platform blogging lokal seperti halnya blogdetik.

 Karena saking banyaknya pilihan dan banyak juga yang memberikan review mengenai kelebihan dan kekurangan mengenai berbagai platform yang ada, maka mau tidak mau saya harus bisa menentukan pilihan sendiri. Dan karena saya suka yang simple dan gratis, saya pilih platform di blog langnusaini menggunakan platform milik google yaitu blogspot.

Gimana menurut anda sebagai pengunjung saat berkunjung ke blog ini? Mulai dari kemudahan akses dan juga kecepatan?

 Tapi soal dukungan wordpress merupakan nomor 1. Platform sumber terbuka dan gratis ini menjadi pilihan bagi kebanyakan orang.

Nah pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas mengenai salah satu hal yang berada di wordpress dan sering ditanyakan oleh mereka selaku pemula. Yaitu tentang perbedaan mode visual dan text pada wordpress.

 Sebenarnya di blogspot atau blogger juga ada. Namanya tampilan compose dan html.

 Perbedaan mode visual dan text pada wordpress sama halnya dengan perbedaan mode compose dan html pada blogspot. Jadi anda saat nulis mau diletakan dimana itu yang harus diperhatikan. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan mengenai hal ini. Silakan simak lebih lanjut.

Perbedaan mode visual dan text pada wordpress

perbedaan mode visual dan text pada wordpress

Kalau saya sendiri sih nulis gak langsung di dashboard dari situs itu. Melainkan dari aplikasi pengolah kata semacam microsoft office seperti. Namun berhubung saya tidak punya aplikasi itu, saya menggunakan yang gratisan yaitu wps office dan open office.

 Bagi anda yang merupakan seorang blogger juga pastinya tahu mengenai beberapa simbol html bukan?

Nih contohnya seperti ini:

<b> Langnusa </b> untuk membuat tebal
<i> Langnusa </i> untuk membuat teks miring
<u>Langnusa </u> untuk membuat garis bawah
<h4> Langnusa </h4> untuk membuat minor heading
<a href=”http://www.langnusa.com”> Langnusa </a> untuk membuat tautan
dan masih banyak lagi.

Nah tulisan seperti itu harus dimasukan ke dalam mode teks bukan mode visual. Jadi kalau anda nulis di mode visual maka akan kelihatan dan tampil apa adanya seperti di atas. Namun apabila anda menggunakan mode text maka akan diubah ke dalam bahasa html.

 Contohnya nih sob:

Langnusa
Langnusa
Langnusa

Langnusa

Langnusa

Baca juga: Berapa penghasilan Youtuber?

 Jadi perbedaan mode visual dan text ini terlihat dari segi fungsi saja. Maka dari itu, kalau anda suka nulis dengan kode langsung menggunakan kode, alangkah baiknya untuk menggunaan mode html atau mode text. Namun kalau anda menuliskannya secara langsung menggunakan beberapa tools yang sudah lengkap, gunakan mode visual yang tampilannya seperti microsoft word.

 Saya sendiri kalau nulis menggabungkan keduanya. Jadi setelah saya nulis di aplikasi pengolah kata, lalu saya salin dan di masukan ke dalam notepad lalu saya salin lagi baru dimasukan ke dalam dashboard wordpress ke mode text.

Lalu apabila ingin mengubah lebih lanjut, maka saya akan mengalihkannya ke mode visual. Silakan anda bisa menggunakan cara saya tersebut jika menginginkannya.

 Jadi bagi anda semuanya yang merasa bingung dengan pilihan mode visual dan text dan apa saja fungsinya, jadi tahu kan. Itu adalah salah satu hal paling mendasar tentang wordpress. Masih banyak lagi hal yang dapat anda lakukan dengan menggunakan wordpress yang kaya akan jutaan fitur. 

Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan mode visual dan text pada wordpress. Semoga hal ini bermanfaat bagi kita semuanya. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini jika bermanfaat bagi orang lain.

Thanks atas kunjungan anda semuanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*