Cara Merawat Ayam pada Musim Hujan Biar Gak Gampang Sakit dan Mati

Halo sobat langnusa, gimana kabarnya nih, semoga pada hari ini kita selalu diberi nikmat dan keberkahan yang tak terbatas sehingga dapat menjalani segala aktivitas yang telah direncanakan dan juga dapat mensyukurinya. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahaslebih lanjut mengenai cara merawat ayam dimusim hujan seperti saat ini.

Sekarang ini memag sedang musim hujan yang begitu hebat, curah hujan yang begitu deras membuat berbagai daerah terjadi banjir yang dahsyat. Hal ini memberikan dampak buruk dalam berbagai hal, termasuk penyebaran penyakit yang begitu cepat dan kuat. Salah satunya ini terjadi pada ayam.

Nah dibawah ini akan saya jelaskan mengenai beberapa hal mengenai hal ini. Silakan simak baik baik agar lebih paham tentang mengatasi hal ini untuk ayam atau anak ayam anda.

Cara merawat ayam pada musim hujan agar tidak penyakitan

cara merawat ayam
Merawat anak ayam kecil

Inilah beberapa tips dan cara merawat ayam di musim hujan seperti sekarang ini.

1.Untuk anak ayam pastikan di beri vaksin

Perbedaan tingkat kematian anak ayam antara yang divaksin dengan yang tidak divaksin itu memang berbeda jauh. Hal ini memang terbukti dengan banyak kasus didalamnya. Namun bukan berarti hanya dengan mengandalkan vaksin saja, cukup , namun banyak hal juga yang perlu diperhatikan.

Sebenarnya ini bukanlah hal yang dilakuakn untuk merawat ayam dimusim hujan saja. Namun dimusim kemarau pun hal ini tetap perlu dilakukan. Karena vaksin akan memberikan daya imun tubuh si ayam lebih baik lagi jikalau suatu saat terkena virus maka dia akan lebih tahan.

Saya punya ayam kampung biasa, bukan ayam pelung atau ayam atletis atau ayam bangkok loh ya. Nah karena tidak divaksin di musim hujan yang mana penyebaran penyakit dan virus lebih cepat dan lebih bekermbang, 80% anak ayam mati. Jadi bagi anda yang tidak ingin mengalami kerugian akibat hal ini, sebaiknya beri vaksin segera setelah cukup umur beberapa hari, jangan sampai terlambat.

Vaksin bisa dibeli di penjual yang menjual vaksin, dan yang terpenting bukan vaksin palsu alias virus harus masih hidup. Kalau vaksin unggas alami itu sebenarnya bukan vaksin, namun suatu ramuan untuk meningkatkan daya tahan si ayam itu sendiri, sementara vaksin ini adalah suatu cairan yang berisi virus yang telah dilemahkan. Nah untuk tahu cara membuat vaksin unggas alami alias ramuan peningkat daya tahan tubuh, silakan simak pada poin no 3 nanti.

2.Gunakan makanan bergizi

Usahakan cukup dengan memberikan makanan yang bergizi. Ya usahakan dedak yang diberi tambahan konsentrat itu sudah cukup bergizi. Apalagi jika diberi makanan pengganti seperti dari tulang ikan, keong, belut dan sebagainya. Hal itu akan lebih bergizi tinggi dan bisa disajikan dengan dedak.

Untuk minum ini perlu kalau ayam dikurung terus. Usahakan air minum yang diberikan adalah air minum matang dan bersih. Apalagi kalau diberi obat antibiotik dan vitamin hal ini akan sangat bagus.

3.Kasih ramuan herbal untuk daya tahan tubuh

Cara membuat ramuan herbal untuk ayam ini mudah. Ada yang bilang ini adalah vaksin unggas alami. Silakan simak caranya:

  • Siapkan daun pepaya, bawang putih, jahe, kencur, dan sedikit garam plus madu kalau ada.
  • Tumbuk semua bahan kecuali madu dan garam
  • Tambahkan air hangat lalu saring dan ambil air perasannya
  • Tambahkan madu dan garam lalu aduk
  • Campurkan tumbukan daun tadi kedalam makanan
  • Sementaranya air perasannya dicekokin langsung ke ayam atau dikasihkan ke air minum
  • Lakukan cara ini rutin minimal 2 minggu sekali

Untuk dosis tidak ada aturan baku, namun harus menyesuaikan karena kalau kebanyakan dicekok nih jamu, ayam akan klenger.

4.Perhatikan kebersihan kandang

Selalu jaga kebersihan kandang mulai dari lingkungannya hingga tempat makan dan minum. Anda juga perlu melakukan penyemprotan kandang dengan menggunakan desinfektan. Kalau tidak punya desinfektan khusus untuk kandang unggas, anda bisa menggunakan air lebihan byeclean atau proclean. Ya itu yang digunakan ibu ibu untuk pemutih pakaian.

Anda harus melakukan kebersihan kandang ayam secara rutin, misal seminggu sekali. Jadi hal ini akan lebih menjaga kesehatan ayam nantinya. Kotoran ayam ini juga harus dibersihkan secara rutin, dan bahkan ini bisa digunakan untuk pupuk tanaman.

Baca juga: jenis ternak yang menguntungkan dalam waktu singkat

5.Pastikan tidak banyak virus masuk dari luar

Jadi jangan izinkan sembarang orang masuk ke kandang dan memegang ayam. Hal tersebut akan membuat ayam lebih rentan terkena penularan virus dan bakteri yang dibawa oleh manusia.

Jadi jika ada orang yang ingin masuk ke kandang, pastikan ia bersih dan terjaga, kalau perlu semprot terlebih dahulu dengan yang namanya cairan desinfektan. Jadi benar benar steril.

6.Kurung ayam jangan diliarkan

Biasanya banyak orang yang memelihara ayam kampung dengan cara diumbar atau diliarkan atau dilepaskan atau dibiarkan untuk pergi mencari makan sendiri. Hal itu mereka lakukan karena ingin menghemat pengeluaran makanan ayam.

Namun jika ayam diliarkan terutama ayam kecil alias anak ayam, maka akan lebih mudah terjangkit penyakit. Selain itu lebih tidak terkontrol, mungkin dimakan musang, kena tendangan dan injakan ayam induk dan sebagainya. Hal itu akan menyebabkan ayam sulit bertahan. Apalagi dimusim kemarau, maka hal itu akan lebih rentan.

Misalnya ayam kehujanan lalu meriang dan mati. Ini sering terjadi dalam banyak kasus. Jadi hal ini harus benar benar anda perhatikan. Jangan membiarkan ayam lepas begitu saja. Ya setidaknya perliharalah ayam secara semi intensif kalau tidak bisa memelihara secara intensif. Semi intensif dapat dilakukan dengan melepas ayam namun dalam kebun yang terbatas. Jadi tidak pergi kemana mana. Hal ini lebih baik daripada secara konvensional atau non intensive yang membiarkan ayam pergi pagi dan balik kandang sendiri.

Ya memang ada banyak jenis penyakit ayam pada musim hujan namun dengan mengetahui pencegahannya dengan baik, maka anda akan dapat merawat ayam lebih baik agar setidaknya tidak mati.

Demikianlah pembahasan mengenai cara merawat ayam pada musim hujan biar gak gampang sakit dan penyakitan. Semoga pembahasan ini bermanfaat buat kita semuanya. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi blog langnusa setiap hari ya,,,, karena akan banyak ilmu yang bisa didapatkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.